PEMERINTAH KABUPATEN
CIANJUR
KEMENTERIAN AGAMA
MTS. TAUHIDUL AFKAR
Jalan
Hancet KM. 6 Cibadak Pesantren Girang Sukanagalih Pacet Cianjur
![]()
RENCANA PELAKSANAAN LAYANAN (RPL)
BIMBINGAN
KLASIKAL
SEMESTER GANJIL
TAHUN PELAJARAN 2026/20207
|
A A. |
Komponen Layanan |
Layanan Dasar |
|
B |
Bidang Layanan |
Karir |
|
C |
Topik / Tema
Layanan |
Perencanaan karir masa depan |
|
D |
Fungsi Layanan |
Pemahaman |
|
E |
Tujuan Umum |
Peserta didik/konseli mampu memahami pentingnya perencanaan karir
serta memiliki sikap positif dalam meraih kesuksesan masa depan |
|
F |
Tujuan Khusus |
1. Peserta didik/konseli dapat memahami arti pentingnya perencanaan karir 2. Peserta
didik/konseli dapat memahami langkah-langkah dalam merencanakan karir 3. Peserta
didik/konseli dapat memahami rumus dalam memilih karir |
|
G |
Sasaran Layanan |
Kelas
9 |
|
H |
Materi Layanan |
1.
Arti pentingnya
perencanaan karir 2.
Langkah-langkah dalam
merencanakan karir 3.
Rumus dalam memilih karir |
|
I |
Waktu |
2 Kali Pertemuan x 45 Menit |
|
J |
Sumber Materi |
1. Slamet, dkk
2016, Materi Layanan Klasikal Bimbingan dan Konseling untuk SMP-MTs kelas 9,
Yogyakarta, Paramitra Publishing 2. http://mintotulus.wordpress.com |
|
K |
Metode/Teknik |
Ceramah, Curah pendapat dan tanya
jawab |
|
L |
Media
/ Alat |
LCD, Power
Point perencanaan
karir masa depan |
|
M |
Pelaksanaan |
|
|
Tahap |
Uraian Kegiatan |
|
|
1. Tahap Awal / Pedahuluan |
1.
Membuka dengan salam
dan berdoa 2.
Membina hubungan baik
dengan peserta didik (menanyakan kabar, pelajaran sebelumnya, ice breaking) 3.
Menyampaikan tujuan
layanan materi Bimbingan dan Konseling 4.
Menanayakan
kesiapan kepada peserta didik |
|
|
2. Tahap Inti |
1.
Guru BK menayangkan media slide power point yang
berhubungan dengan materi layanan 2. Peserta didik mengamati slide pp yang berhubungan dengan materi layanan 3.
Guru BK mengajak
curah pendapat dan
tanya jawab 4.
Guru BK membagi kelas menjadi
6 kelompok, 1 kelompok 5- 6 orang 5.
Guru BK
memberi tugas kepada masing-masing kelompok 6.
Peserta didik
mendiskusikan dengan
kelompok masing-masing 7.
Setiap
kelompok mempresetasikan tugasnya kemudian kelompok lain menanggapinya, dan
seterusnya bergantian sampai selesai. |
|
|
|
3. Tahap Penutup |
1.
Guru BK mengajak
peserta didik membuat kesimpulan yang terkait dengan materi layanan 2.
Guru BK menyampaikan
materi layanan yang akan datang 3.
Guru BK mengakhiri
kegiatan dengan berdoa dan salam |
|
M |
Evaluasi |
|
|
|
1. Evaluasi Proses |
Guru BK atau
konselor melakukan evaluasi dengan memperhatikan proses yang terjadi : 1. Melakukan Refleksi hasil, setiap peserta didik menuliskan di kertas yang sudah disiapkan. 2. Sikap atau atusias peserta didik dalam
mengikuti kegiatan 3. Cara peserta didik dalam menyampaikan
pendapat atau bertanya 4. Cara peserta didik memberikan penjelasan
dari pertanyaan guru BK |
|
2. Evaluasi Hasil |
Evaluasi
setelah mengikuti kegiatan klasikal, antara lain : 1. Merasakan suasana pertemuan :
menyenangkan/kurang menyenangkan/tidak menyenangkan. 2. Topik yang dibahas : sangat penting/kurang
penting/tidak penting 3. Cara Guru Bimbingan dan Konseling atau
konselor menyampaikan : mudah dipahami/tidak mudah/sulit dipahami 4. Kegiatan yang diikuti : menarik/kurang menarik/tidak
menarik untuk diikuti |
LAMPIRAN-LAMPIRAN
1.
Uraian materi
2.
Lembar kerja siswa
3. Instrumen penilaian
Cianjur, Juli 2026
Mengetahui
Kepala Sekolah Guru
BK
Ai Maskuroh, SE. Uuh Suhaemi Arizal, S.Pd.I
NIP ……………………………………………. NIP.……………………………………………
Lampiran 1. Uraian Materi
PERENCANAAN KARIR MASA DEPAN
Arti dan
Pentingnya Perencanaan Karir
Memperoleh
karir atau pekerjaan yang layak dan sesuai harapan, merupakan salah satu
aspek terpenting dalam kehidupan manusia yang sehat, di mana pun dan
kapan pun mereka berada. Betapa orang akan merasa sangat susah dan gelisah jika
tidak memiliki pekerjaan yang jelas, apalagi kalau sampai menjadi penganggur.
Demikian pula banyak orang yang mengalami stres dan frustrasi dalam hidup ini
karena masalah pekerjaan. Menggapai karir yang gemilang tidak didapatkan hanya
dengan melewati proses semalam. Ia membutuhkan kerja keras, aktualisasi diri
yang mendalam, dan kemauan untuk terus belajar. Seorang professional yang
berhasil dalam karirnya adalah ia yang telah merintisnya sejak muda. Para
praktisi SDM mengatakan, ”Orang yang berhasil pada umumnya akan melakukan analisa
serta mengetahui apa yang menjadi tujuan karirnya, apa rencana serta tindakan
yang diambil untuk mencapai karir yang diharapkan”.
Pengertian Karir
Pekerjaan
tidak serta merta merupakan karier. Kata pekerjaan (work, job, employment)
menunjuk pada setiap kegiatan yang menghasilkan barang atau jasa, sedangkan
kata karier (career) lebih menunjuk pada pekerjaan atau jabatan yang ditekuni
dan diyakini sebagai panggilan hidup, yang meresapi seluruh alam pikiran dan
perasaan seseorang, serta mewarnai seluruh gaya hidupnya. Pada dasarnya
yang dimaksud dengan karir adalah suatu pilihan profesi atau pekerjaan yang
menjadi tujuan bagi seorang individu. Karir juga dapat diartikan sebagai
perkembangan dari perjalanan kehidupan kerja seseorang yang digeluti secara
serius dan ditingkatkan semaksimal mungkin. Karir tertiggi (puncak karir) tidak
dapat dicapai secara instant, melainkan harus dengan perencanaan matang. Cara
yang paling efektif untuk meniti karir adalah dengan menggali bakat atau
potensi sedini mungkin. Masa remaja merupakan saat yang paling tepat untuk
meniti karir yakni dengan mengenal bakat dan minat yang dimilikinya. Sehingga
nantinya seseorang tersebut tidak hanya akan berhasil meniti karir tersebut
dengan sempurna, melainkan juga menggapainya dengan optimal.
Apakah
perencanaan karir itu ?
Perencanaan
karir adalah suatu aktivitas atau kegiatan yang dilakukan secara terarah dan
terfokus demga berdasar pada potensi (minat, bakat, keyakinan, nilai-nilai)
yang kita miliki untuk mendapatkan sumber penghasilan yang memungkinkan kita
untuk maju dan berkembang baik secara kualitas (hidup) maupun kuantitas
(kesejahteraan). Sesunguhnya dalam perencanaan karir ini yang ditekankan bukan
hanya pada pekerjaan apa yang nantinya kita peroleh, tetapi pada persiapan-persiapan
yang kita lakukan. Salah satun persiapan yang sangat penting adalah memilih
pendidikan dan keterampilan yang akan dikembangkan. Misalnya kalau saat ini
kita berada di bangku Sekolah Menengah Atas (SMA) maka kita nantinya harus bisa
menentukan kira-kira jurusan apa yang akan dipilih IPS, Bahasa, atau IPA. Oleh
karena itu poin-poin penting dalam Perencanaan meliputi hal-hal sebagai berikut
:
1. Menyadarkan diri sendiri terhadap peluang-peluang,
kendala-kendala, pilihan-pilihan, dan konsekuensi yang akan dihadapi.
2. Mengidentifikasi tujuan-tujuan hidup terutama yang berkaitan
dengan karir,
3. Penyusunan program pendidikan, keterampilan dan
pengalaman-pengalaman yang bersifat pengembangan dalam meraih tujuan karir.
Langkah-Langkah Dalam Merencanakan
Karir
1.
Mengembangkan rencana karir. Pikirkanlah mengenai apa yang akan kita lakukan
dan langkah-langkah strategis apa yang dibutuhkan untuk melakukan hal-hal yang
kita inginkan.
2.
Tinjaulah bakat atau kemampuan serta minat yang kita miliki. Pikirkan secara
serius dan mendalam hal-hal yang kita sukai, mampu kita kerjakan dengan baik,
serta nilai-nilai yang kita yakini kebenarannya.
3. Cobalah mencari tahu jenis-jenis karir atau
pekerjaan yang mendekati dengan diri kita, yaitu sesuai bakat serta minat yang
kita miliki, latar belakang pendidikan, kondisi kerja serta lingkungan yang
kita harapkan, serta hal-hal lain yang akan memberikan kejelasan arah dan fokus
karir/pekerjaan kita.
4.
Selanjutnya, bandingkanlah keterampilan dan minat yang kita miliki dengan jenis
karir atau pekerjaan yang akan kita pilih. Jadi karir atau pekerjaan yang
paling sesuai dan dekat dengan diri kita sangat mungkin menjadi karir atau
pekerjaan kita di masa depan.
5.
Kembangkanlah tujuan karir/ pekerjaan yang kita pilih. Hal ini akan menjadi
panduan yang sangat penting bagi kita untuk menyusun langkah-langkah strategis
selanjutnya.
6.
Ikutilah pendidikan atau pelatihan yang mendekatkan kita dengan tujuan karir
atau pekerjaan yang telah kita buat.
7.
Hal penting yang tidak boleh dilewatkan adalah masalah keuangan. Kita mungkin
akan berfikir mengenai sumber-sumber dan besarnya uang yang kita butuhkan untuk
mewujudkan karir kita.
8. Cobalah minta nasehat dari beberapa sumber
yang anda yakini dapat membantu anda memberikan penjelasan dan arahan megenai
karir/pekerjaan pilihan anda.
Rumus Dalam
Memilih Karir
Richard leider,
seorang konsultan karir dari Amerika Serikat, memiliki rumus moderen yang dapat
mengkalkulasikan bagaimana kita dapat mewujudkan rencana karir di masa depan
degan eektif dan gemilang. Rumus yang dimilikinya adalah sebagai berikut.
Karier = T + 2P +
E + V
T : Talent / Bakat
2P : Passion dan Purpose
E : Environment
V : Vision
T
yang berarti talent atau bakat.
Untuk mengetahui arah karir dan
profesi yang cocok untuk kita jalani dimasa depan, cobalah mendeteksi apa saja
kelebihan dan kelemahan yang kita miliki.
2P yaitu Passion dan Purpose, atau
keinginan dan tujuan.
Maksudnya, dalam meilih sebuah karir,
diperlukan adanya gairan atau keinginan yang kuat untuk menggapai karir
tersebut dengan maksimal. Selain itu, dibutuhkan pula tujuan dan arah yang
jelas, agar pencapaian karir dimasa depan tidak salah arah. Kedua elemen ini
membutuhkan kerja keras dan pengenalan diri yang mendalam agar tujuan karir
yang akan dicapai dapat diarahkan dengan benar.
E atau Environment (lingkungan).
Masa remaja
merupakan fase dimana kita sangat membutuhkan lingkungan sekitar untuk dapat
mengembangkan kepribadian dan emosi. Lingkungan sekitar kita dapat berupa
lingkungan keluarga, sekolah, atau tempat bermain. Dalam lingkungan sekitar,
seseorang dapat mengasah bakat dan minatnya sedemikian rupa sehingga dapat
menggapai karir yang direncanakan. Lingkungan sekitar menjadi tempat belajar
dan aktualisasi diri. Oleh karena itu, pilihlah selalu lingkungan yang positif,
sehingga kita tidak akan terjerumus kedalam hal-hal yang justru akan dapat
menghambat karir kita dimasa depan.
V atau Vision
yang berarti pandangan (visi).
Leider melihat bahwa dengan menerapkan pola visioning atau
memandang jauh ke masa depan, kita akan dapat mengetahui bentuk-bentuk karir yang
akan dicapai. Untuk menciptakan sebuah visi yang baik, langkah pertama adalah
menggali potensi diri dan membuat perencanaan bagaimana memanfaatkan potensi
tersebut untuk meraih karir yang dicita-citakan
Lampiran 2. Instrumen Penilian
Lembar
Refleksi Kegiatan Proses Bimbingan Klasikal
Petunjuk :
Bacalah pernyataan di bawah ini dan berilah tanda
centang (√) pada kolom skor sesuai dengan apa yang terjadi dalam kegiatan
bimbingan klasikal yang dilakukan!
|
No |
PERNYATAAN |
SKOR |
|||
|
1 |
2 |
3 |
4 |
||
|
1 |
Materi yang disampaikan dalam bimbingan klasikal
dibutuhkan peserta didik |
|
|
|
|
|
2 |
Peserta
didik terlibat aktif dalam kegiatan layanan |
|
|
|
|
|
3 |
Peserta didik tertarik dengan media yang
digunakan |
|
|
|
|
|
4 |
Peserta didik senang mengikuti kegiatan
bimbingan klasikal yang dilakukan |
|
|
|
|
|
5 |
Kegiatan bimbingan klasikal
memberikan manfaat bagi peserta didik |
|
|
|
|
|
6 |
Alokasi waktu dalam
pelaksanaan bimbingan klasikal
mencukupi. |
|
|
|
|
|
|
CATATAN ............................................................................................................................................... ............................................................................................................................................... ............................................................................................................................................... |
||||
Keterangan
:
4
= Sangat Baik
3
= Baik
2
= Cukup
1 =
Kurang
LEMBAR
EVALUASI HASIL LAYANAN BIMBINGAN
KLASIKAL
|
No |
PERNYATAAN |
SKOR |
|||
|
1 |
2 |
3 |
4 |
||
|
1 |
Saya memahami
dengan baik tujuan yang diharapkan
dari materi yang
disampaikan |
|
|
|
|
|
2 |
Saya memperoleh banyak pengetahuan dan Informasi dari materi yang disampaikan |
|
|
|
|
|
3 |
Saya menyadari pentingnya bersikap sesuai dengan materi
yang disampaikan. |
|
|
|
|
|
4 |
Saya meyakini
diri
akan lebih baik,apabila bersikap
sesuai dengan
materi yang disampaikan. |
|
|
|
|
|
5 |
Saya dapat mengembangkan
perilaku yang lebih positif setelah mendapatkan materi yang disampaikan. |
|
|
|
|
|
6 |
Saya dapat mengubah perilaku sehingga kehidupan saya
menjadi
lebih
teratur
dan bermakna |
|
|
|
|
|
|
Total Skor =… |
|
|
|
|
Keterangan:
4
= Sangat Setuju
3
= Setuju
2
= Cukup Setuju
1 = Kurang Setuju
Tidak ada komentar:
Posting Komentar